Pemeliharaan sistem dapat digolongkan menjadi empat jenis :

* Pemeliharaan Korektif
* Pemeliharaan Adaptif
* Pemeliharaan Perfektif (Penyempurnaan)
* Pemeliharaan Preventif

Pemeliharaan Korektif

Pemeliharaan korektif adalah bagian pemeliharaan sistem yang tidak begitu tinggi nilainya dan lebih membebani, karena pemeliharaan ini mengkoreksi kesalahan-kesalahan yang ditemukan pada saat sistem berjalan.
Umumnya pemeliharaan korektif ini mencakup kondisi penting atau bahaya yang memerlukan tindakan segera. Kemampuan untuk mendiagnosa atau memperbaiki kesalahan atau malfungsi dengan cepat sangatlah berharga bagi perusahaan.

Pemeliharaan Adaptif

Pemeliharaan adaptif dilakukan untuk menyesuaikan perubahan dalam Iingkungan data atau pemrosesan dan memenuhi persyaratan pemakai baru.
Lingkungan tempat sistem beroperasi adalah dinamik, dengan demikian, sistem harus terus merespon perubahan persyaratan pemakai. Misalnya, Undang-Undang Perpajakan yang baru mungkin memerlukan suatu perubahan dalam kalkulasi pembayaran bersih. Umumnya pemeliharaan adatif ini balk dan tidak dapat dihindari.

Pemeliharaan Penyempurnaan
Pemeliharaan penyempurnaan mempertinggi cara kerja atau maintainabilitas (kemampuan untuk dipelihara). Tindakan ini juga memungkinkan sistem untuk memenuhi persyaratan pemakai yang sebelumnya tidak dikenal.
Ketika membuat perubahan substansial modul apapun, petugas pemeliharaan juga menggunakan kesempatan untuk meng-upgrade kode, mengganti cabang-cabang yang kadaluwarsa, memperbaiki kecerobohan, dan mengembangkan dokumentasi.
Sebagai contoh, kegiatan pemeliharaan ini dapat berbentuk perekayasaan ulang atau restrukturisasi perangkat lunak, penulisan ulang dokumentasi, pengubahan format dan isi laporan, penentuan logika pemrosesan yang Iebih efisien, dan pengembangan efisiensi pengoperasian perangkat.


Pemeliharaan Preventif

Pemeliharaan Preventif terdiri atas inspeksi periodik dan pemeriksaan sistem untuk mengungkap dan mengantisipasi permasalahan.Karena personil pemeliharaan sistem bekerja dalam sistem ini, mereka seringkaii menemukan cacat-cacat (bukan kesalahan yang sebenarnya) yang menandakan permasalahan potensial. Sementara tidak memerlukan tindakan segera, cacat ini bila tidak dikoreksi di tingkat awal, jelas sekali akan mempengaruhi balk fungsi sistem maupun kemampuan untuk memeliharanya dalam waktu dekat.


Categories: Tugas Kampus

1 Comment

Anonymous · 29/12/2016 at 14:05

Google translate kali bahasanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 14 =

Related Posts

Tugas Kampus

Pengujian Object Oriented

Strategi Ujicoba Berorientasi Ojek 1. Unit testing dalam konteks OO a. Unit terkecil yang diujikan adalah enkapsulasi class atau objek. b. Hampir serupa dengan ujicoba sistem pada software konvensional. c. Tidak menguji operasi dalam isolasinya dengan Read more…

Tugas Kampus

Metode pelatihan implementasi sistem

Metode pelatihan adalah proses untuk melatih pengguna dalam penggunaan proses bisnis baru dan fitur serta fungsi sistem baru dengan tujuan pengembangan kompetensi untuk menjamin keberhasilan operasional sistem baru. alur atau tata cara untuk menjelaskan mengapa Read more…

Tugas Kampus

Sejarah Etika Komputer

Perkembangan dari tahun ketahun.• Era 1940-1950an– Prof. Norbert Wiener– PD II:  penelitian di bidang etika dan teknologiyang memunculkan cybernetics atau the science of information feedback systems.– 1948 : Buku Cybernetics : Control and Communication in Read more…